Perayaan ulang tahun ke-54 artis dan politisi Venna Melinda berlangsung penuh emosi. Di balik suasana meriah di atas kapal pesiar, Venna Melinda haru hingga menitikkan air mata setelah menerima pesan tertulis dari putri bungsunya, Vania Athabina. Kabar selebritas nasional ini juga ramai diikuti pembaca di berbagai daerah, termasuk Kendal, yang menyimak kisah keluarga figur publik.
Vania tak membawakan perhiasan mahal atau barang bermerek. Ia justru menyerahkan “surat cinta” berisi permintaan maaf sekaligus doa agar ibunya tetap tangguh dan sehat. Alasan Vania sederhana: ia belum memiliki penghasilan sendiri sehingga belum sanggup memberi kado mewah.
Pesan sederhana yang membuat air mata tumpah
Venna menceritakan isi surat itu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Ia mengaku langsung menangis saat membaca tulisan putrinya. Bagi sang ibu, kejujuran dan kasih sayang anak jauh lebih bernilai daripada kemewahan materi.
“Vania kasih surat cinta, karena dia bilang mama pokoknya jadi ibu yang strong, jadi ibu yang sehat. Karena kan aku belum punya uang, jadi aku belum bisa kasih kado. Aku nangis malah bacanya. Ya lucu sih anak-anak,” ujar Venna sebagaimana dilansir media nasional.
Ungkapan itu memperlihatkan kedekatan ibu dan anak yang tumbuh di tengah sorotan publik. Vania Athabina dikenal sebagai anak bungsu yang didampingi Venna secara mandiri dalam aktivitas sehari-hari.
Kesehatan jadi prioritas di usia kepala lima
Memasuki usia 54 tahun, Venna menekankan rasa syukur atas kondisi tubuh yang masih prima. Ia masih aktif berlatih taekwondo dan boxing, serta mampu mengantar-jemput Vania sambil menyetir sendiri. Baginya, tetap bugar adalah kado terbesar agar tidak memberatkan anak-anak.
“Di usia 54 tahun, alhamdulillah masih sehat, masih bisa taekwondo, boxing, masih bisa nganter jemput Vania, nyetir sendiri. Jadi buat aku yang paling penting tuh sehat sih ya, karena kan jangan jadi beban anak-anak,” jelasnya.
Sikap itu selaras dengan banyak orang tua di Indonesia yang menempatkan kemandirian dan kesehatan di atas hadiah materi, sebuah nilai yang mudah diterima pembaca dari kota hingga kabupaten seperti Kendal.
Kado dari Verrell Bramasta dan Athalla Naufal
Selain surat dari Vania, kedua putra Venna juga memberikan bingkisan. Athalla Naufal memilih jam tangan, sedangkan Verrell Bramasta menyiapkan sepasang sepatu. Kehadiran ketiga anak menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi inti perayaan tersebut.
Venna menilai kebersamaan dan doa anak-anak lebih berarti daripada kemewahan pesta. Momen di kapal pesiar pun ia maknai sebagai syukur atas perjalanan hidup, bukan sekadar seremoni ulang tahun.
- Vania Athabina: surat cinta berisi pesan sehat dan kuat
- Athalla Naufal: jam tangan
- Verrell Bramasta: sepasang sepatu
Makna kedekatan keluarga di tengah sorotan publik
Kisah Venna Melinda mengingatkan bahwa figur publik pun merayakan momen personal dengan cara yang sangat manusiawi. Surat tangan anak bungsu menjadi simbol komunikasi hangat yang jarang tergantikan gadget atau kado mahal.
Bagi pembaca Berita Kendal yang mengikuti berita hiburan dan tokoh nasional, narasi ini menyoroti pentingnya kesehatan orang tua serta peran anak dalam memberi dukungan emosional. Tanpa mengada-ada hubungan lokal, nilai kekeluargaan itu relevan di mana saja, termasuk di lingkungan masyarakat Jawa Tengah.
Venna menutup penuturannya dengan penekanan bahwa di usia kepala lima, ia ingin terus mendampingi tumbuh kembang anak secara mandiri selama tubuh masih memungkinkan. Perayaan ke-54 tahun itu pun tercatat sebagai momen syukur, haru, dan peneguhan prioritas hidup: sehat, kuat, dan dekat dengan keluarga.
Sumber: Sindo News.
