Pertandingan Lazio vs Milan pada lanjutan Serie A menghadirkan drama empat gol yang memukau pendukung sepak bola, termasuk pecinta Liga Italia di Kendal dan Jawa Tengah. Bertanding di Stadio Olimpico, Sabtu malam waktu Indonesia, kedua tim harus berbagi poin setelah skor berakhir 2-2.
Lazio sempat unggul dua gol di babak pertama sebelum AC Milan bangkit cepat lewat aksi Diego Moreira. Hasil imbang itu menempatkan Lazio sementara di puncak klasemen dengan 10 poin, sedangkan Milan mengoleksi delapan poin dan berada di peringkat kelima.
Lazio unggul lebih dulu di depan pendukung sendiri
Di hadapan penonton kandang, Lazio tampil menekan sejak menit-menit awal. Peluang sundulan Samuel Chukwueze masih bisa dihalau kiper Christos Mandas. Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta lewat Matteo Cancellieri yang leluasa menyambut umpan silang Mattia Zaccagni di tiang jauh.
Mike Maignan sempat melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang emas Zaccagni dari jarak dekat. Ancaman Davide Frattesi juga belum mengubah skor. Gol kedua Lazio datang setelah bola liar dari umpan Nuno Tavares mengenai mistar; Tijjani Noslin paling sigap menyundul bola muntah menjadi 2-0.
Pergantian pemain dan tekanan Milan di babak kedua
Memasuki babak kedua, pelatih AC Milan melakukan tiga pergantian untuk menambah daya serang. Mandas masih tangguh saat mengamankan sundulan Strahinja Pavlovic dan tembakan mendatar Christian Pulisic. Tekanan Rossoneri terus menguat hingga celah akhirnya terbuka.
Christian Pulisic mengirim umpan silang tinggi ke kotak penalti. Diego Moreira menyambar dengan voli dari sudut sempit dan memecah gawang. Skor menjadi 2-1. Hanya berselang sekitar dua menit, Moreira kembali beraksi dari tepi kotak penalti dengan tembakan akurat ke pojok kanan bawah. Kedudukan berubah total menjadi 2-2.
Peluang penentu yang gagal dimanfaatkan
Lazio berusaha merebut kembali keunggulan di sisa waktu. Alphadjo Cisse mendapat kesempatan bagus, namun tembakannya meleset. Ia digantikan Omari Hutchinson yang menjalani debut. Hingga peluit panjang, tidak ada gol tambahan. Kedua klub puas membawa satu poin dari duel sengit tersebut.
Bagi pembaca di Kendal yang mengikuti Liga Italia, hasil ini menegaskan betapa ketatnya persaingan di papan atas Serie A pada fase awal musim. Lazio menjaga momentum sebagai pimpinan sementara, sementara Milan menunjukkan karakter comeback yang berharga untuk laga-laga berikutnya.
Catatan klasemen dan makna satu poin
Dengan koleksi 10 poin, Lazio duduk di puncak klasemen sementara. AC Milan di peringkat kelima dengan delapan poin. Pembagian angka di Olimpico menjaga jarak tetap tipis di antara tim-tim atas. Para pemain kunci seperti Moreira, Cancellieri, dan Noslin menjadi sorotan utama pertandingan giornata keempat ini.
Duel empat gol itu juga mengingatkan bahwa keunggulan dua gol di Serie A belum tentu aman. Respons cepat Milan setelah tertinggal menjadi pelajaran taktis yang relevan bagi pengamat sepak bola tanah air. Supporters di wilayah Kendal dan sekitarnya dapat menjadikan hasil ini bahan diskusi menjelang laga-laga lanjutan Liga Italia.
Secara keseluruhan, pertandingan berlangsung terbuka, kaya peluang, dan diakhiri dengan keadilan skor. Baik Lazio maupun AC Milan masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengonsolidasikan performa di sisa musim.
Sumber: Republika.
